Rabu, 31 Desember 2014

Tentang Hidup Analogi Sederhana "kutipan Dari Sebuah Buku Financial Self_Concept"




Batu Besar
              Seorang instruktur seminar mengeluarkan stoples bermulut lebar dengan sebuah piring besar yang berisi beberapa batu sebesar kepalan tangan. Kemudian ia bertanya kepada peserta seminar, “Menurut perkiraan anda, berapa banyak batu-batu ini dapat masuk ke dalam stoples?”
              Setelah banyak peserta yang mengira-ngira, ia berkata, “Marilah kita lihat.” Ia memasukkan batu-batu sekepalan tangan itu satu per satu, kemudian stoples itu akhirnya penuh?”
              Setiap orang yang melihat kedalam stoples itu menjawab, ya, sudah penuh!”
              Kemudian ia mengambil sebuah wadah berisi kerikil dan memasukkan sebagian kerikil itu ke dalam stoples, lalu mengguncang-guncangkannya. Kerikil-kerikil itu masuk dan mengisi ruang itu masuk dan mengisi ruang-ruang itu kosong sempit diantara batu-batu besar tadi. Lalu ia tersenyum dan bertanya lagi.” Apakah stoples ini sudah penuh?”
              Pada saat itu para peserta sudah mulai menangkap maksudnya dan berkata, “Mungkin belum!” Sang Instruktur menjawab, Bagus!” katanya. Kemudian ia mengambil ember kecil berisi pasir dan menumpahkan pasir itu  kedalam stoples tadi. Pasir itu masuk dan menempati sela-sela diantara batu dan kerikil. Sekali lagi ia bertanya, “apakah stoples ini sudah penuh?” “Belum!”, para peserta menjawab serentak. “Bagus!”, katanya, kemudian ia mengambil gayung berisi air, dan menuangkannya ke dalam stoples sampai penuh. Kemudian ia bertanya, apa inti dari semua ini?”
                        Seseorang menjawab, “Yah, selalu ada celah apabila kita benar-benar mengusahakannya, dan kita selalu memuaat lebih banyak hal ke dalam kehidupan kita.”
              Sang instruktur menjawab, “Bukan itu! Intinya adalah jika anda tidak meletakkan batu-batu besar ini pertama kali, apakah anda dapat memasukkan semua yang lainnya?” 

"Apabila kita tidak melakukan hal kecil maka hal besar tidak akan terjadi"...Great

Selasa, 30 Desember 2014

Mean Of Life

Terkadang ku tak tahu apa arti semua ini, namun ku yakin Tuhan memilki rencana yang dahsyat bagi setiap hambanya,, hidup adalah pilihan dimana kita harus memiliki pilihan untuk menghadapi masa depan.. Akupun masih ragu, keraguan yang tak dapat ku tepiskan karena ketakutan dan ketidak yakinan. Ingin rasanya bergerak bebas menembus ruang dan waktu dan keaadaanlah yang terkadang membuatku tak mampu bergerak.. Namun ku selalu berharap dan terus berharap esok kan lebih baik bersama senyum mentari pagi yang tetap bersinar dengan tak memperdulikannku apakah aku sedih, senang, gundah karena mentari tak memikirkan satu orang saja tetapi untuk semua jagat raya...
Ohh,, dahsyatnya dunia ini....

Senin, 10 November 2014

Important Part Of Financial Self - Concept

Chapter I Kondisi Mental yang Menghasilkan Kekayaan

Jelas ada suatu kondisi mental tertentu yang dimilki oleh sekelompok orang yang menjadi kaya dan tidak dimilki oleh sekelompok orang lainnya. Kondisi mental inilah yang disebut Financial Self-Concept.
Dimana penjelasan diatas adalah kekayaan dan kesuksesan lebih merupakan suatu kondisi mental daripada kondisi fisik. Seseorang yang menjadi kaya dan sukses karena memiliki kekuatan mental yang lebih dibanding dengan kebanyakan orang yang tetap bertahan dalam zona nyaman, seorang yang memliki kekuatan mental berani untuk keluar dari zona nyaman dan mengambil  peluang yang ada dengan tepat dan berani dengan segala resiko yang ada.

-----------
Chapter II Mekanisme Pikiran Dan Tindakan Dalam Menentukan Realitas Kehidupan Anda

Tuhan menciptakan otak manusia dengan kemampuan yang sangat luar biasa, jauh lebih hebat dari super komputer paling canggih yang ada di muka bumi.. Kemampuan anda untuk berfikir positif akan menghasilkan berbagai ide dan inovasi baru yang mewakili kekayaan sejati anda.. Kemungkinan pencapaian financial anada hanya dibatasi oleh imajinasi anda sendiri dan cara anda menerapkannya pada dunia tempat anda hidup.

Self-concept anda mendahului dan memprediksi tingkat performs dan efektifitas satiap tindakan anda. Tingkah laku nyata anda akan selalu konsisten dengan self-concept yang terdapat dalm diri anda.

Oleh karena itu, semua perbaikan dalam hidup anda  harus dimulai dari perbaikan self - image anda. Internal image anda akan mempengaruhi berbagai emosi, perilaku, sikap anda, dan bahkan juga bagaimana orang lain berinteraksi dengan anda.

Pengembangan self - image yang positif  menjadi bagian sangat penting dalam mengubah caa berpikir anda dan kemudian dalam mengubah hidup anda, termasuk kondisi keuangan anda.

Brian Tracy mengungkapkan bahwa self - concept memiliki 3 komponen utama. yaitu:
1. Self - ideal (Diri Ideal)
2. Self - Image (Citra Diri)
3. Self - Esteem (Jati Diri)

Minggu, 09 November 2014

Quotes of Book "Financial Self_Concept"

Kita hidup dalam suatu jagad raya yang penuh dengan kelimpahan tanpa batas dimana banyak  yang tersedia untuk siapa saja yang tahu cara mendapatkannya...

*Brian Tracy

----------
Di dunia ini, tidak ada yang tida dapat Anda miliki, begitu Anda secara mental menerima kenyataan bahwa Anda dapat memilikinya...

*Robbert Collier

----------
Penemuan terbesar dari generasi kita adalah bahwa manusia dapat mengubah kehidupan mereka dengan mengubah cara pikir meraka....

*William James

----------
Tidak ada fakta yang membesarkan hati ketimbang kemampuan yang tak dapat dipertanyakan dari seseorang untuk meningkatkan kehidupan dengan upaya dasar....

*Hennry David Thoreau

----------
Bandingkan dengan apa yang semestinya terjadi. Kita hanya setengah terjaga, kita sekarang hanya memnfaatkan  bagian terkecil dari seluruh potensial mental kita......

*William James

-----------
Untuk terbang secepat pikiran, berada dimanapun, kau pertama-tama harus memulai dengan mengetahui bahwa kau sudah sampai....

*Richard Bach

----------
Kita dan Tuhan saling berurusan, dan dengan membuka diri kepada pengaruh-Nya membuat takdir kita terpenuhi. Alam semesta dengan bagian yang mebentuk kemanusiaan kita, secara bergiliran megalami yang baik dan yang buruk secara sebanding saat kita masing-masing memenuhi atau menjauhi keinginan Tuhan.

*William James


                                                                    The End